Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Blogger Template From:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Minggu, 23 Mei 2010

Pancasila sebagai Filsafat



Materi KuliaH Pancasila tanggal 29 Maret 2010.
Dosen : Bp. Yuanes Indarto

PENGERTIAN FILSAFAT
Istilah filsafat secara etimologis merupakan padanan kata falsafah (Arab) & philosophy(Inggris) yang berasal dari bahas Yunani(philosophia).

philosophia:
-pilos/philein : kekasih, sahabat, mencintai.
-sophia : kebijaksanaan, hikmat, kearifan, pengetahuan.
-philosophia : mencintai kebijaksanaaan,mencintai hikmat/mencintai pengetahuan.

istilah philosophos pertamakali digunakan oleh phytagoras.

philosophos : orang yang mencintai pengetahuan.

Ada 2 pengertian filsafat :
-filsafat dalam arti proses & filsafat dalam arti produk.
-filsafat dalam arti ilmu/metode & filsafat sebagai pandangan hidup.
-filsafat dalam arti teoritis & filsafat dalamarti praktis.

Pancasila dapat digolongkan sebagai filsafat dalam arti produk, sebagai pandangan hidup dan dalam arti praktis.

Pengertian Filsafat Pancasila:
-Pancasila sebagai filsafat mengandung pandangan, nilai dan pemikiran yang dapat menjadi substansi & isi pembentukan ideologi Pancasila (substansi=dasar).

Pancasila sebagai suatu sitem filsafat:
-Pembahasan pancasila sebagai suatu sitem filsafat dapat dilakukan dengan cara deduktif(umum-khusus) dan induktif(khusus-umum).

Pancasila pada hakikatnya merupakan sistem filsafat:
-sistem: suatu kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan,saling bekerjasama untuk tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan satu kesatuan yang utuh.
-sila-sila pancasila yang merupakan sistem filsafat pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan organis. Artinya, sila-sila pancasila saling berkaitan, saling berhubungan bahkan saling mengkualifikasi.

Ciri sistem filsafat Pancasila:
-> sila-sila Pancasila merupakan satu kesatuan sistem yang bulat & utuh.
-> sistem yang bulat & utuh itu dapat digambarkan sebagai berikut:
- sila 1 meliputi,mendasari&menjiwai sila 2,3,4,5.
- sila 2 diliputi,didasari,dijiwai sila 1 & mendasari,menjiwai sila 3,4,5.
- sila 3 diliputi,didasari,dijiwai sila 1,2 & mendasari, menjiwai sila 4,5.
- sila 4 diliputi,didasari,dijiwai sila 1,2,3 & mendasari,menjiwai sila 5
- sila 5 diliputi,didasari,dijiwai sila 1,2,3,4.

Inti sila-sila Pancasila meliputi:
- Tuhan, yaitu sebagai kausa prima. Kausa:sebab ; prima:utama.
- Manusia, yaitu makhluk individu & sosial.
- Satu, yaitu kesatuan memiliki kepribadian sendiri.
- Rakyat, yaitu unsur mutlak negara, harus bekerjasama & gotong royong.
- Adil, yaitu memberi keadilan kepada diri sendiri & orang lain yang menjadi haknya.

6 april 2010

Membahas pancasila sebagai filsafat berarti mengungkapkan konsep-konsep kebenaran Pancasila yang bukan saja ditujukan pada bangsa Indonesia, melainkan juga bagi manusia pada umumnya.

Wawasan filsafat meliputi 3 aspek:
1.Landasan Ontologi Pancasila
•Ontologi, menurut Aristoteles adalah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu/tentang ada,keberadaan/eksistensi&disamakan artinya dengan metafisika.Secara ontologis, penyelidikan pancasila sebagai filsafat dimaksudkan sebagai upaya untuk mengetahui hakikat dasar dari sila-sila Pancasila.
•Pancasila yang terdiri atas 5 sila, setiap sila bukanlah merupakan asas yang berdiri sendiri-sendiri, melainkan memiliki satu kesatuan dasar ontologis
•Dasar Ontologis Pancasila pada hakikatnya adalah manusia, yang memiliki hakikat mutlak yaitu monopluralis/monodualis, karena itu disebut juga dasar antropologis. Subyek pendukung pokok dari sila-sila Pancasila adalah manusia.
•Mengapa manusia disebut monopluralis?Karena manusia memiliki kodrat,raga&jiwa,jasmani&rohani.
•Sifat kodrat manusia adalah makhluk individu dan sosial.
•Hubungan kesesuaian antara negara dan landasan sila-sila Pancasila adalah berupa hubungan sebab akibat:
Negara sebagai pendukung hubungan, sedangkan Tuhan, manusia,satu,rakyat dan adil sebagai pokok pangkal hubungan.
Landasan sila-sila Pancasila yaitu Tuhan, manusia, satu, rakyat dan adil adalah sebagai sebab dan negara sebagai akibat
2.Landasan Epistimologi Pancasila
3.Landasan Aksiologis Pancasila

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Created By:

Maria Anindita Saputri