Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Blogger Template From:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Rabu, 21 September 2011

PHP HYPERTEXT PREPROCESSOR

Web dinamis dibagi menjadi dua kategori yaitu:
  • Client-Side
Semua perintah di jalankan di sisi Client dan user dapat melihat kode programnya.
  • Server-Side
Semua perintah di jalankan di sisi Server dan user tidak dapat melihat kode programnya.
PHP Hypertext Preprocessor
  • Dikembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdor.
    • desain awalnya berfungsi sebagai suatu sarana bagamana melacak pengunjung sebuah web.
    • sarananya mulai dikembangkan dan bahasanya cenderung ke server-side programming. 
    •  ada server yang bisa plug-in untuk beragam server.

  • PHP itu mirip dengan Java Script, hanya saja PHP menggunakan server-side sedangkan Java Script menggunakan client-side.
    • Kode PHP bisa tertanam di HTML.
    • Ketika permintaan halaman datang, maka server mengenali php bila berekstensi .php,.php3 atau .phtml
    • Server mengeksekusi kode PHP kemudian menampilkannya dalam bentuk HTML.
    Membuat program PHP sederhana
    Langkah pertama yaitu aktifkan XAMPP seperti pada gambar di bawah ini:
    Kemudian buat folder baru bernama Webprogb di htdocs di dalam folder XAMPP.

    Cara menampilkan tulisan dengan menggunakan php
    • Ketikkan kode di bawah ini di notepad/netbeans/macromedia:

    • Kemudian simpan dengan nama hallo.php
    • Buka browser dan ketikkan http:\\localhost\Webprogb\hallo.php maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:

    Cara untuk berganti baris pada php
    • Ketikkan kode di bawah ini di notepad/netbeans/macromedia:

    • Kemudian simpan dengan nama satu.php
    • Buka browser dan ketikkan http:\\localhost\Webprogb\satu.php maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:



    Cara untuk membuat tanda petik pada PHP
    • Ketikkan kode di bawah ini di notepad/netbeans/macromedia:

    • Kemudian simpan dengan nama dua.php
    • Buka browser dan ketikkan http:\\localhost\Webprogb\dua.php maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:
    Keterangan:
    Untuk menambahkan tanda petik ketika ditampilkan pada browser maka kita perlu menambahkan \"...\"


    Cara untuk menuliskan variabel dalam php:
  • Ketikkan kode di bawah ini di notepad/netbeans/macromedia: 

  • Kemudian simpan dengan nama tiga.php
  • Buka browser dan ketikkan http:\\localhost\Webprogb\tiga.php maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:
Keterangan:
$nama adalah variabel dalam PHP.
Variabel adalah tempat menyimpan data sementara. Penulisan variabel diawali dengan tanda $.
Perbedaan penggunaan tanda petik satu pada baris pertama dengan tanda petik dua pada baris kedua di atas adalah:
1. Tanda petik satu ('...') bisa berlaku di PHP tetapi apabila PHP tersebut mengandung variabel, maka tidak dapat menampilkan isi variabel.
2. Tanda petik dua ("...") bisa menampilkan isi variabel

Menggunakan fungsi rand pada PHP
  • Ketikkan kode di bawah ini di notepad/netbeans/macromedia: 

  • Kemudian simpan dengan nama empat.php
  • Buka browser dan ketikkan http:\\localhost\Webprogb\empat.php maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:


Selasa, 20 September 2011

Cara Upload Database ke Web

Dewasa ini perkembangan teknologi sangatlah pesat. Tidak hanya perusahaan-perusahaan besar saja yang memanfaatkan teknologi informasi tetapi sekarang banyak individu yang memanfaatkan teknologi informasi seperti website, tidak hanya sekedar memanfaatkan tetapi juga mereka telah menjadikannya sebuah kebutuhan. Kita dapat membuat website dengan bahasa pemrograman PHP maupun dengan menggunakan Content Management System seperti Joomla, Wordpress, Drupal,dsb. Namun di sini, kita tidak akan membahas secara teknis bagaimana sebuah website itu dibuat. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana cara untuk mengupload database ke website.


Sekarang banyak kita jumpai penyedia layanan hosting gratis seperti byethost, megabyet.com, dsb. Kita pilih salah satu misalnya saja byethost. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengupload database ke web:

  • Buka email yang berisi link seperti dibawah ini:

  • Kemudian kita isikan cathcha sesuai dengan gambar di bawah ini:
 
  • Setelah kita pilih tombol click, silahkan buka kembali email yang berisi username dan password yang nantinya kita gunakan untuk login seperi pada gambar di bawah ini:
 


  • Setelah domain kita buat maka kita buat dulu databasenya, kembali ke Control Panel kemudian klik MySQL Databases. Masukkan nama database kita di kemudian klik tombol Create Database.



  • Kemudian masuk ke PhpMyAdmin dengan klik Admin seperti gambar. Kita bisa buat langsung di sana atau bisa import seperti biasanya lewat menu import.


  • Setelah kita buat database jangan lupa sebelum upload kita seting koneksi kita dengan host, username, password, database disamakan dengan seting di Byethost. Hostname, username bisa kita lihat di account information di sebelah kiri Control Panel.


  • Setelah seting koneksi kita upload ke web kita dengan masuk di file manager.

  • Setelah itu masuk ke htdocs kemudian klik upload.




  • Kemudian akan muncul halaman baru dimana yang sebelah kiri kita bisa mengupload file satu demi satu. Sedangkan yang sebelah kanan kita bisa langsung upload beberapa file dan folder dengan cara file kita kompres dengan ekstensi zip, tar, tgz, atau gz.

  • Setelah selesai upload kita akan diberi informasi bahwa file berhasil diupload atau tidak kemudian silahkan klik back [gambar panah ke kiri] untuk kembali ke folder htdocs untuk melihat file-file yang telah kita upload. Untuk mengetes buka domain web yang telah kita buat. 

Referensi:

Kamis, 15 September 2011

Pengawasan Penggunaan Internet

Banyak sekali pemanfaatan Teknologi Informasi dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saja penggunaan mesin ATM untuk mengambil uang, handphone untuk berkomunikasi dan bertransaksi,dsb. Saat ini Internet merupakan media yang paling ekonomis untuk digunakan sebagai basis sistem informasi. Jumlah kejahatan komputer (computer crime), terutama yang berhubungan dengan sistem informasi semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh:
  1. Aplikasi bisnis yang menggunakan teknologi informasi dan jaringan komputer semakin meningkat (online banking, e-commerce, dsb).
  2. Meningkatnya kemampuan pemakai di bidang komputer sehingga mulai banyak pemakai yang mencoba-coba bermain atau membongkar sistem yang digunakannya.
  3. Mudahnya diperoleh software untuk menyerang komputer dan jaringan komputer.
  4. Semakin banyak perusahaan yang menghubungkan sistem informasinya dengan jaringan komputer yang global seperti Internet.
 Dampak Negatif dari Teknologi Informasi:
  1. Penyadapan emain,PIN (untuk Internet Banking).
  2. Adanya spamming email
  3. Pornografi
  4. Munculnya pembajakan lagu dalam format MP3
Beberapa artikel menjelaskan bahwa pengawasan penggunaan Internet di luar negeri sangatlah ketat,misalnya saja:
  1. Myanmar
    Pemerintahan Myanmar melarang segala bentuk situs anti pemerintahan, melakukan intimidasi dan cyberattack terhadap setiap oknum yang terbukti melakukan tindakan melawan pemerintah.
  2. China
    China memiliki sensor yang paling sempurna di dunia. Negara ini melakukan penyaringan paling ketat terhadap mesin-mesin pencari, blog dan micro-blogging dengan cara menghilangkan beberapa kata kunci yang dianggap berbahaya dan menghapus posting dan komentar yang dapat berbau pemerintahan.
  3. Kuba
    Kuba merupakan salah satu negara komunis yang juga mewaspadai pergerakan warganya diberbagai aspek, termasuk media dan internet. Partai komunis kuba memantau setiap pergerakan yang berkaitan dengan informasi dan berita.

Dan masih banyak negara-negara  lain yang melakuan pengawasan penggunaan Internet. Selain pengawasan, pemerintah juga menetapkan adanya cyberlaw. Masalah yang berkaitan dengan hukum yaitu permasalahan privacy dan penggunaan Kriptografi. Setiap negara memiliki hukum yang berlainan, misalnya Amerika Serikat melarang penyyebaran teknologi enkripsi ke luar negeri dengan sistem perbankan yang berbeda. 

Di Amerika Serikat ada "Computer Fraud and Abuse Act" (1984) dan kemudian diperbaiki pada tahun 1994. Di Inggris juga ada "Computer Misuse Act of 1990". Dan di Indonesia sendiri telah keluar Rancangan Undang-Undang yaitu RUU PTI (Pemanfaatan Teknologi Informasi) dan RUU TE (Transfer Elektronik).


Referensi:
http://wira-7.blogspot.com/2011/09/internet-ternyata-menjadi-musuh.html#axzz1Y06eKXL6


Selasa, 06 September 2011

ENTROPY

ENTROPY DALAM SUDUT PANDANG SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN(SPK)

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai entropy, ada baiknya apabila kita mengetahui definisi dari keputusan dan sistem pengambilan keputusan. Keputusan adalah aktifitas pemilihan tindakan dari sekumpulan alternatif untuk memecahkan suatu masalah. Sistem Pengambilan Keputusan(SPK) adalah suatu sistem berbasis komputer yang ditujukan untuk membantu pengambil keputusan dalam memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan.

Ada 4 Fase dalam pengambilan keputusan:
1. Intelligence
Fase pencarian kondisi yang membutuhkan keputusan (cari informasi). 
2. Design
Fase untuk mencari, membangun dan menganalisis kemungkinan solusi (cari alternatif dan beri bobot resiko/benefit pada alternatif). 
3. Choice
Fase dimana harus memilih satu solusi untuk diimplementasikan.
4. Implementation

Dalam penelitian entropy digunakan sebagai sebuah metode pembobotan. Metode pembobotan entropy merupakan metode pengambilan keputusan yang memberikan sekelompok kriteria, dan menaksir preferensi suatu bobot menurut penilaian pihak manajemen perusahaan untuk menentukan tingkat prioritas kompetitif kebutuhan pelanggan.

Entropy dalam sudut pandang Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) masuk di dalam fase kedua yaitu Design dimana harus mencari berbagai alternaf-alternatif dan memberikan bobot pada alternatif tersebut. Metode Entropy dapat digunakan untuk menentukan suatu bobot. Langkah-langkah yang digunakan dalam metode ini adalah sebagai berikut:
1. Membuat tabel keputusan
Tabel keputusan adalah metode pengambilan keputusan yang cukup sederhana. Metode ini menggunakan bantuan tabel yang berisi hubungan antara beberapa atribut yang mempengaruhi atribut tertentu.
Contoh: Pemilihan mahasiswa Excellent
  • Pengambil keputusan memberikan bobot untuk setiap kriteria sebagai berikut: C1=35%, C2=25%, C3=25% dan C4=15%.
  • Ada 5 mahasiswa yang menjadi kandidat (alternatif) untuk menjadi mahasiswa Excellent yaitu:
A1=Bayu
A2=Meika
A3=Samuel
A4=Pepen
A5=Mima
tabel nilai alternatif dari setiap kriteria adalah sebagai berikut:
2. Normalisasi tabel keputusan

Hitung seperti pada gambar di bawah ini:
Maka berikut adalah hasil normalisasinya:
Proses perangkingan dengan menggunakan bobot yang telah diberikan oleh pengambil keputusan w =[0,35 0,25 0,25 0,15]
Hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut:
Nilai terbesar ada pada V5 sehingga alternatif A5 adalah alternatif yang terpilih sebagai alternatif terbaik.
Dengan kata lain, Mima akan terpilih sebagai mahasiswa Excellent.

Referensi:
http://jurnal.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/12088392.pdf

Minggu, 19 September 2010

PENYIMPANGAN SOSIAL

Menurut asal katanya, penyimpangan seksual merupakan aktivitas seksual yang ditempuh seseorang untuk mendapatkan kenikmatan seksual dengan tidak sewajarnya. Macam-macam penyimpangan seksual :
1. Sadomasokisme
Sadisme seksual dan masokisme. Sadisme – mengambil nama dari Marquis de Sade (1740-1814) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kenikmatan atau rangsangan seksual yang diperoleh dengan menimbulkan nyeri atau menyiksa pasangannya. Semakin sakit, semakin terangsang.
Masokisme – nama pengarang terkenal lain tentang eksploitasi seksual, Leopold von Sacher-Masoch (1836-1895) menggambarkan keinginan untuk mendapatkan nyeri dan kenikmatan seksual dari siksaan atau hinaan (secara fisik atau verbal).
Penderita sadistik mendapatkan kepuasan seksual dari menimbulkan rasa sakit dan/atau hinaan, sedangkan masokistik mendapatkan kepuasan seksual dari menerima rasa sakit dan/atau hinaan. Aktivitas seksual sadomasokistik ditandai oleh teknik yang melibatkan dominasi dan penyerahan ekstrim dan dengan memberi dan menerima siksaan. Sebagian besar penderita adalah wanita. Disebut sadomasokistik karena pelakunya memiliki sisi sadistik dan masokistik dari kepribadian mereka. Tetapi, walaupun banyak yang bertukar peran, masokistik lebih banyak dari sadistic.
Faktor penyebab:
a. Pemaparan seks yang prematur, atau traumatik, dalam bentuk penyiksan seksual masa anak-anak
b. Supresi berlebihan terhadap keingintahuan alami tentang seks, karena alasan religius atau alasan lain.
2. Ekshibisionisme
Definisinya adalah seseorang mendapatkan kepuasan seksual dengan memamerkan bagian genitalnya sendiri kepada orang asing yang tidak mau melihatnya. Bagi seorang ekshibisionis, kepuasan berasal dari reaksi orang lain, yang secara keliru diduga (oleh si penderita) sebagai ekspresi kepuasan seksual.
Kepuasan seksual diperoleh penderita saat melihat reaksi terperanjat, takut, kagum, jijik, atau menjerit dari orang yang melihatnya. Kemudian hal tersebut digunakan sebagai dasar untuk fantasi masturbasi. Orgasme dicapai dengan melakukan masturbasi pada saat itu juga atau sesaat kemudian.
3. Necrophilia/Necrofil
Pertama, necrophilic homicide, penderitanya harus membunuh terlebih dahulu untuk mendapatkan mayat dan memperoleh kepuasan seksual.Kedua, regular necrophilia, si penderita hanya menggunakan mayat yang sudah mati untuk memperoleh kesenangan seksual.
Ketiga, necrophilic fantasi, si penderita berfantasi berhubungan seks dengan mayat ,tetapi tidak melakukannya.
Berdasarkan riset terhadap 122 kasus yang terjadi, sebagian besar penderitanya masuk dalam golongan kedua. Separuh dari mereka bekerja di kamar mayat atau perusahaan pemakaman.
Seorang penggali kubur di Italia mengaku bergairah dan melakukan masturbasi setelah menguburkan mayat gadis muda yang cantik. Agar mencapai klimaks ia harus menyentuh mayat si gadis. Kegiatan seksual tak lazim itu dilakukan setelah sepi dan tak ada orang di sekitar kuburan. Dalam pengakuannya, ia mengatakan sudah bercumbu dengan ratusan mayat yang dikuburkannya. Dalam seminggu, ia melakukan aktivitas seks dengan mayat antara 4-5 kali. Ia bahkan pernah mengisap darah dan urin dari mayat anak perempuan yang masih remaja.
Sejarah mencatat hal serupa terjadi di Mesir ribuan tahun lalu. Para suami yang takut mayat istrinya diperlakukan tak senonoh oleh pembalsem, menyimpan mayat istrinya di rumah sampai benar-benar membusuk. Salah satu yang menjadi legenda hingga kini adalah Raja Herod yang membunuh istrinya, kemudian berhubungan seks dengan mayatnya selama lebih dari 7 tahun.
4. Frotteurisme/Frotteuris
Pada psikiater, istilah frotteurisme (tidak lagi disebut frottage) merujuk pada penyimpangan seksual yang berupa aktivitas seseorang menggosokkan badan atau memeluk orang lain yang tidak mau. Frotteurisme biasa dilakukan dengan tangan atau alat kelamin dan dapat menyentuh bagian tubuh manapun termasuk alat kelamin. Orang yang melakukan frotteurisme disebut frotteur.
5. Gerontopilia
Gerontopilia adalah suatu perilaku penyimpangan seksual dimana sang pelaku jatuh cinta dan mencari kepuasan seksual kepada orang yang sudah berusia lanjut (nenek-nenek atau kakek-kakek). Keluhan awalnya adalah merasa impoten bila menghadapi istri/suami sebagai pasangan hidupnya, karena merasa tidak tertarik lagi. Semakin ia didesak oleh pasangannya maka ia semakin tidak berkutik, bahkan menjadi cemas. Gairah seksualnya kepada pasangan yang sebenarnya justru bisa bangkit lagi jika ia telah bertemu dengan idamannya (kakek/nenek).

Menyikapi masalah-masalah seperti dalam contoh tersebut, kita semua dituntut untuk memiliki ketahanan mental agar tidak mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang tidak sewajarnya sehingga akhirnya menjadi menyimpang. Untuk memperoleh ketahanan mental tersebut kita sudah diberikan acuan dan pedoman berupa norma-norma agama, norma etika maupun norma sosial. Oleh sebab itu berperilakulah yang normatif dalam arti bertingkahlaku mengikuti norma agama, norma etika dan norma sosial yang berlaku.

PHP

Sejarah PHP

PHP pertama kali dibuat pada musim tahun 1994 oleh Rasmus lerdorf,awalnya digunakan pada web sitenya untuk mencatat siapa yang saja berkunjung dan melihat biodatanya. Versi pertama yang di-release tersedia pada awal tahun 1995, dikenal sebagai tool personal homepage, yang terdiri atas engine parser yang sangat sederhana yang hanya mengerti beberapa makro khusus dan sejumlah utilitas yang sering digunakan pada halaman-halaman web, seperti buku tamu,couter pengunjung dll. Paser diprogram ulang pada pertengahan 1995 dan diberi nama PHP berasal dari paket Rasmus lainnya yang ditulis untuk menginterprestasi data dari form, yang kemudian dikombinasikan dengan tool personal home page dan ditambahkan dukungan untuk database mSQL (mini SQL)
Tahun 1995 ini dianggap sebagai tahun kelahiran dari PHP /FI yang kemudian membuat pertumbuhan aplikasi web yang pesat, dan banyak orang kemudian berkontribusi mengembangkan PHP/FI. Sulit untuk mendapatkan statistik yang tepat untuk memperkirakan penggunakan PHP/FI,tetapi diperkirakan pada akhir 1996 telah digunakan oleh sedikitnya 15000 Website diseluruh didunia. Dan pertengahan 1997 mencapai 50000 situs.
Pada pertengahan 1997 ini juga terjadi perubahan pengembangan PHP. Pengembanfgan dilakukan oleh tim yang terorganisasi bukan oleh Rasmus sendiri saja lagi. Parser dikembangkan oleh Zeev Suraski dan Andi Gutsmans yang kemudian menjadi dasar untuk versi 3, dan banyak utilitas tambahan yang diprogram untuk menambah kemampuan dari versi 2. Versi terakhir (PHP 4) menggunakan engine script Zend untuk lebih meningkatkan kinerja dan mempunyai dukungan banyak berupa ekstensi dan fungsi dari berbagai library pihak ketiga dan berjalan seolah modul asli dari berbagai server web yang populer.
Sejak januari 2001 PHP3 dan PHP4 disertakan pada sejumlah produk server web komersial seperti server web StrongHold Redhat. Perkiraan konservatip yang didapat dari angka yang diberikan oleh Netcraft yang diekstrapolasi, pengguna PHP sekitar 5.100.000 sedikit lebih banyak dari server web yang menggunakan Microsoft IIS di internet.
PHP adalah teknologi yang diperkenalkan tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf. Beberapa versi awal yang tidak dipublikasikan digunakan pada situs pribadinya untuk mencatat siapa saja yang mengakses daftar riwayat hidup onlinennya. Versi pertama digunakan oleh pihak lain pada awal tahun 1995 dan dikenal sebagai Personal Home Page Tools. Terkandung didalamnya sebuah parser engine (mesin pengurai) yang sangat disederhanakan, yang hanya mampu mengolah macro khusus dan beberapa utilitas yang sering digunakan pada pembuatan home page,seperti buku tamu, pencacah, dan hal semacamnya. Parser tersebut ditulis ulang pada pertengahan 1995 dan dinamakan PHP/FI Versiaon 2. FI(Form Interprenter) sendiri berasal dari kode lain yang ditulis juga oleh Rasmus, yang menterjemahkan HTML dari data. Ia menggabungkan script Personal Home Page Tools dengan Form Interprenter dan menambahkan dukungan terhadap server database yang menggunakan format mSQL sehingga lahirlah PHP/FI. PHP/FI tumbuh dengan pesat, dan orang-orang mulai menyiapkan kode-kode programnya supaya bias didukung olehPHP.

Sulit memberikan data statistic yang akurat, namun diperkirakan pada akhir 1996 PHP/FI sudah digunakan sedikitnya pada 15.000 situs web di seluruh dunia. Pada pertengahan 1997, angka tersebut berubah menjadi 50.000. Pada saat itu juga terdapat perubahan di dalam pengembangan PHP. PHP berubah dari proyek pribadi Rasmus menjadi sebuah tim yang lebih terorganisasi. Parsernya ditulis ulang dari bentuk rancangan awal oleh Zeev Suraski dan Andi Gutmans, dan parser baru ini adalah sebagai dasar PHP Version 3. Banyak kode utilitas yang berasal dari PHP/FI diport ke PHP3, dan banyak diantaranya sudah selesai ditulis ulang secara lengkap.
Pada pertengahan 1998, baik PHP/FI maupun PHP3 dikemas bersama dengan produk-produk komersial seperti server web StrongHold buatan C2 dan Linux RedHat, dan menurut survei yang dilakukan oleh NetCraft, kemungkinan PHP digunakan pada lebih dari 150.000 situs web di seluruh dunia. Sebagai pembanding, angka tersebut lebih banyak daripada pengguna server web Enterprise server buatan netscape di Internet .


APA ITU PHP?

PHP singkatan dari Personal Home Page Tools, adalah sebuah bahasa scripting yang dibundel dengan HTML, yang dijalankan disisi server. Sebagian besar perintahnya berasal dari C, Java dan Perl dengan beberapa tambahan fungsi khusus PHP. Bahasa ini memungkinkan para pembuat aplikasi web menyajikan halaman HTML dinamis dan interaktif dengan cepat dan mudah, yang dihasilkan server. PHP juga dimaksudkan untuk mengganti teknologi lama seperti CGI (Common Gateway Interface)
PHP bisa berinteraksi dengan hampir semua teknologi web yang sudah ada. Developer bisa menulis sebuah program PHP yang mengeksekusi suatu program CGI di server web lain. Fleksibilitas ini amat bermanfaat bagi pemilik situs-situs web yang besar dan sibuk, karena pemilik masih bisa mempergunakan aplikasi-aplikasi yang sudah terlanjur dibuat di masa lalu dengan CGI, ISAP, atau dengan script seperti Perl, Awk atau Python selama proses migrasi ke aplikasi baru yang dibuat dengan PHP. Ini mempermudah dan memperluas peralihan antara teknologi lama dan teknologi baru.


Kelebihan PHP dari Bahasa Pemrograman Lain
• Bahasa pemrograman php adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
• Web Server yang mendukung php dapat ditemukan dimana - mana dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan configurasi yang relatif mudah.
• Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
• Dalam sisi pemahamanan, php adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak.
• PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

KELEMAHAN PHP

Selain berbagai kemudahan, PHP memiliki beberapa masalah atau kekurangan. Pertama, dari segi bahasa ia bukanlah bahasa yang ideal untuk pengembangan berskala besar. Kekurangan utama adalah tidak adanya namespace. Namespace merupakan sebuah cara untuk mengelompokkan nama variabel atau fungsi dalam susunan hirarkis. Misalnya, $ModuleA::ModuleB::c adalah variabel $c di dalam ModuleB, yang terdapat di bawah ModuleA. Modul lain, misalnya ModuleA::ModuleC atau ModuleD dapat memiliki variabel $c juga, tapi keduanya dua variabel berbeda. Di dalam ModuleB, variabel $c pertama dapat disebutkan hanya $c saja, tapi untuk merujuk pada variabel kedua, diperlukan nama lengkap $ModuleD::c. Di PHP ini tidak ada, jadi kadang programer mengakalinya dengan membuat nama seperti $ModuleA_ModuleB_c. Kekurangannya, nama panjang ini harus disebutkan di setiap waktu.
Kita juga tidak dapat membuat fungsi dalam fungsi atau kelas dalam kelas di PHP, semuanya hanya bisa terbatas satu level. Sebagian pengguna lanjut mengeluhkan model objek PHP yang minim. Dibandingkan dengan Python dan Perl, PHP tidak memiliki multiple inheritance, kemampuan untuk mewarisi dari dua atau lebih kelas induk. Multiple inheritance dapat berguna untuk fleksibilitas dalam pengembangan OO. Java memang tidak memiliki multiple inheritance, tapi ada interface di Java. Di PHP ini pun tidak ada. Selain itu, belum ada penanganan eksepsi (raise, catch, throw) di PHP, dan kita tidak bisa memanggil metode/atribut secara berangkai, mis: $obj->meth()->meth2(). Hal lainnya, tidak ada destruktor (meskipun ada konstruktor).

Juga, karena model pemrograman yang embedded (tercampur dengan HTML), maka pengembang harus berhati-hati agar aplikasinya yang nanti menjadi besar tidak acak-acakan seperti mie. Ketercampuran ini dapat mengurangi modularitas, reuse, dan memberatkan maintenance. Karena itu untuk aplikasi berskala menengah ke atas perlu ditempuh upaya pemisahan kembali antara template HTML dan kode/logika, antara lain dengan sistem template keamanan.

KEAMANAN

Sebagai konsekuensi kepraktisan dan kemudahannya, instalasi default PHP banyak memiliki kelemahan keamanan. Variabel global di PHP dapat berasal dari masukan pengunjung Web (dari GET/POST/Cookie), sehingga bila programernya ceroboh tidak menginisialisasi tiap variable sebelum pemakaian, seorang penyerang dapat memasukkan nilai-nilai awal variabel ke dalam skrip untuk mengubah kelakuannya. Sebelum PHP 3.0.18 terdapat bug pada file upload yang banyak dieksploitasi untuk menembus banyak situs PHP. Dalam bug ini interpreter PHP dapat diakali untuk menulisi file di filesystem server mana pun sesuai keinginan penyerangnya, karena path dapat dimasukkan lewat form HTML.
EFISIENSI mod PHP
Hingga PHP4 tidak ada traceback info bagi programer PHP. Keterangan ini tidak diberikan oleh Zend Engine dengan alasan efisiensi eksekusi skrip PHP, agar aplikasi PHP berjalan ramping dan cepat. Tapi, yang mungkin jarang disadari oleh kebanyakan orang, efisiensi mod_php sebetulnya tidak jauh berbeda dari CGI dan secara teori lebih tidak efisien ketimbang mod_perl. mod_php4 selalu membuang hasil kompilasi skrip PHP di akhir selesai request (persis seperti CGI). Jadi tidak seperti mod_perl yang menyimpan (cache) hasil kompilasi skrip ke dalam memori. Perbedaan mod_php dengan CGI hanyalah menghindari fork interpreter berulang-ulang. Jika skrip PHP Anda panjang dan banyak, maka kecepatan respon akan turun drastis karena proses kompilasi ulang ini memakan waktu. Untungnya, kompiler Zend Engine amat cepat, turunnya kecepatan respon baru terasa di level ribuan baris kode PHP. Namun akibatnya, PHP belum cocok digunakan untuk situs berskala besar. Untuk meningkatkan efisiensi, dibutuhkan cache PHP terpisah. Contohnya produk Zend Accelerator (dulu Zend Cache) yang komersial atau APC dan bwCache yang gratis.

KOMPILASI

Satu lagi isu terakhir, saat ini tidak ada produk gratis untuk mengkompilasi kode PHP. Bandingkan dengan Python atau Java misalnya, yang sejak awal sudah memiliki kemampuan menyimpan hasil kompilasi bytecode ke dalam file. Artinya, sebagian vendor aplikasi mungkin mempertimbangkan untuk tidak menggunakan PHP karena takut kodenya dapat dilihat oleh klien/pembeli program. Ada produk bernama Zend Encoder untuk mengatasi masalah ini, namun
produk ini harganya mahal. Pertama diluncurkan dibandrol $6000 per mesin, meskipun kini setelah diprotes habis-habisan oleh komunitas PHP “hanya” berharga sekitar $2000 dan juga ada opsi pembayaran berlangganan (meskipun ini artinya pengembang aplikasi harus membayar terus-menerus pada Zend $50/bulan jika ingin masih bisa mengkompilasi kode PHP-nya).

PIRANTI KOMPUTER

Komputer sebagai sebuah mesin terdiri dari perangkat keras penyusun yang mewakili alur input, proses, dan output. Perangkat keras dalam komputer secara garis besar terdiri dari:
  1.  piranti masukan (input device),
  2. piranti pemrosesan,
  3. piranti penyimpanan (storage device), dan
  4. piranti keluaran (input device).
PIRANTI MASUKAN
Piranti masukan berfungsi sebagai pintu masuk dari data yang akan diolah oleh piranti pemroses. Adapun jenis-jenis piranti masukan antara lain: papan kunci (keyboard), tetikus(mouse), pemindai (scanner), track ball, webcam.
1. Keyboard
Dahulu orang banyak yang menggunakan mesin ketik baik yang biasa maupun mesin ketik listrik. keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik. Perbedaannya terletak pada hasil output atau tampilannya. Bila kita menggunakan mesin ketik, kita tidak dapat menghapus atau membatalkan apa-apa saja yang sudah ketikkan dan setiap satu huruf atau simbol kita ketikkan maka hasilnya langsung kita lihat pada kertas. Tidak demikian dengan keyboard. Apa yang kita ketikkan hasil atau keluarannya dapat kita lihat di layar monitor terlebih dahulu, kemudian kita dapat memodifikasi atau melakukan perubahan-perubahan bentuk tulisan, kesalahan ketikan dan yang lainnya. Seperti juga “mouse”, keyboard dihubungkan ke komputer dengan sebuah kabel yang terdapat pada keyboard. Ujung kabel tersebut dimasukkan ke dalam port yang terdapat pada CPU komputer.
Keyboard adalah Alat input yang digunakan untuk mengetik informasi ke dalam komputer dan menjalankan berbagai intruksi atau perintah ke dalam komputer. Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington.
Keyboard komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output.
Bila mendengar kata “keyboard” maka pikiran kita tidak lepas dari adanya sebuah komputer, karena keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengetikkan kalimat dan simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Keyboard dalam bahasa Indonesia artinya papan tombol jari atau papan tombol.

2. Mouse
Mouse pertama kali dibuat pada tahun 1963 oleh Douglas Engelbart berbahan kayu dengan satu tombol. Model kedua sudah dilengkapi dengan 3 tombol. Pada tahun 1970, Douglas Engelbart memperkenalkan Mouse yang dapat mengetahui posisi X-Y pada layar komputer, Mouse ini dikenal dengan nama X-Y Position Indicator (indikator posisi X-Y).
Bentuk Mouse yang paling umum mempunyai dua tombol, masing-masing di sebelah kiri atas dan kanan atas yang dapat ditekan. Walaupun demikian, komputer-komputer berbasis Macintosh biasanya menggunakan tetikus satu tombol.
Mouse bekerja dengan menangkap gerakan menggunakan bola yang menyentuh permukaan keras dan rata. Mouse yang lebih modern sudah tidak menggunakan bola lagi, tetapi menggunakan sinar optikal untuk mendeteksi gerakan. Selain itu, ada pula yang sudah menggunakan teknologi nirkabel, baik yang berbasis radio, sinar inframerah, maupun bluetooth.
Saat ini, teknologi terbaru sudah memungkinkan Mouse memakai sistem laser sehingga resolusinya dapat mencapai 2.000 titik per inci (dpi), bahkan ada yang bisa mencapai 4.800 titik per inci. Biasanya Mouse semacam ini diperuntukkan bagi penggemar permainan video.

3. Scanner
Scanner adalah suatu alat yang mengkonversikan cahaya ke dalam bahasa komputer yang berupa bilangan biner (0 dan 1). Dengan kata lain, scanner mengubah data analog ke data digital. Semua scanner bekerja dengan prinsip yang sama, yaitu pantulan cahaya. Gambar yang akan di-scan diletakkan di carriage scanner yang berisi sumber cahaya dan sensor. Sumber cahaya yang digunakan pada scanner model lama adalah lampu fluorescent, tapi penggunaan lampu ini mempunyai dua kelemahan, yaitu: pertama, tidak bisa memancarkan cahaya putih dalam waktu yang lama; kedua, panas yang dihasilkan lampu fluorescent dapat mengganggu komponen optik lainnya.
Berdasarkan alasan di atas, maka banyak perusahaan memodifikasi sumber cahaya yang digunakan dengan menggunakan lampu cold cathode. Ini sangat berbeda dengan lampu fluorescent karena tidak memliki filament, sehingga dapat beroperasi pada temperature yang lebih rendah, jadi dapat lebih diandalkan. Pada tahun 2000, Xenon menemukan sumber cahaya alternatif yang sangat stabil dan memiliki spektrum cahaya yang penuh, serta mampu bertahan lebih lama dan dapat langsung dioperasikan. Sumber cahaya tersebut diberi nama lampu xenon. Namun lampu xenon mengonsumsi daya yang lebih besar dibandingkan dengan lampu cold cathode.

4. Track ball
Trackball adalah alat penunjuk yang berupa sebuah bola yang berada di dalam sebuah alat yang memiliki sensor gerakan. Trackball umumnya terdapat pada tetikus modern. Trackball mensimulasikan pergerakan vertikal tetikus, sehingga pengguna tidak perlu menggerakkan tetikus berulang kali untuk dapat menaikkan/menurunkan layar.
5. Webcam
Webcam atau web camera adalah sebuah kamera video digital kecil yang dihubungkan ke komputer melalui (biasanya) port USB ataupun port COM.

PIRANTI PEMROSESAN
Piranti pemrosesan merupakan otak dari komputer, oleh karena itu sering diberi istilah sistem unit. Piranti ini mengendalikan seluruh aktivitas dari seluruh sistem komputer.
Istilah yang biasa digunakan untuk menyebut piranti ini adalah central processing unit(CPU). CPU terdiri dari dua bagian yaitu:
(1) Arithmetic Logic Unit (ALU), yang berfungsi untuk menampilkan seluruh fungsi aritmatika dan logika;
(2) Control Unit, yang berfungsi untuk mengatur urutan aktivitas yang mesti dilakukan untuk mengeksekusi instruksi, termasuk di dalamnya berupa antrian dari instruksi (queue).
Kinerja dari CPU sangat tergantung pada micro-processor yang terpasang pada suatu komputer. Piranti micro-processor lebih umum disebut processor saja. Terdapat beberapa perusahaan yang mengeluarkan prosessor antara lain Intel Corp. (INTEL), Advanced Microprocessor Device, Inc. (AMD), Cyrix dan Giga Pro. Varian dari micro-processor
sangat beragam, yang merupakan keluaran INTEL antara lain Pentium I, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, dan yang terakhir menggunakan teknologi INTEL Pentium Dual Core. Sedangkan processor keluaran AMD antara lain K5, K6, Duron, Athlon, Anthlon XP, Barthron dan generasi terakhir adalah Opteron dan Sempron dengan teknologi 64-Bit. Kedua perusahaan yaitu Intel dan AMD bersaing merebutkan pasar, terutama untuk keperluan Personal Computer (PC). Processor di dalam CPU tertanam dalam sebuah papan kerja bernama main-board yang terdiri dari socket, slot dan chipset pendukung. Mainboard sangat menentukan keawetan komputer.
Kinerja processor didukung oleh memori utama yang merupakan komponen penyimpanan internal dari suatu komputer. Ada dua tipe memori utama yaitu random access memory (RAM) dan read only memory (ROM). ROM sudah terpasang pada main board berupa chipset utama. Sedangkan RAM terpasang pada DIMM yang juga terdapat pada mainboard. Satu mainboard bisa jadi terdapat lebih dari satu DIMM, tergantung jenis dan kemampuan upgrade-nya. Ada beberapa jenis RAM yaitu EDORAM, SDRAM, DDRAM dan RDRAM. Selain memori utama di dalam CPU biasanya terdapat pula memori lain yaitu register, buffer dan cache memory.Slot–slot pada mainboard digunakan untuk menancapkan beberapa piranti keluaran antara lain VGA/AGP card, sound card, IO card, ethernet card dan modem internal serta masih banyak lagi.

PIRANTI PENYIMPANAN
Piranti penyimpanan (storage device) mutlak diperlukan dalam suatu sistem komputer. Seperti pada penjelasan sebelumnya, terdapat penyimpanan utama dalam CPU. Namun kapasitas yang mungkin tersimpan dalam penyimpan utama sangat terbatas, sehingga diperlukan piranti penyimpanan pendukung. Sistem penyimpanan pendukung sangat beragam yaitu:
(1) magnetic disk antara lain floppy disk dan hard disk,
(2) optical disk antara lain CD, DVD dan Blue-Ray
(3) pen drive, yaitu USB flash drive dan ZIP drive,
(4) card, misalnya ATM, dan chip-card, serta
(5) pita misalnya cassette dan reel to reel tape.

PIRANTI KELUARAN
Proses out-put merupakan proses penerjemahan data dari suatu bentuk yang hanya terbaca mesin menjadi bisa dimengerti oleh manusia atau terbaca oleh mesin lain. Sedangkan piranti keluaran yaitu piranti yang mempunyai kemampuan mengkomunikasikan informasi hasil keluaran dari proses komputer kepada manusia atau mesin lain sehingga infomasi tersebut dapat digunakan. Piranti keluaran antara lain: monitor; printer; plotter; dan voice output device (speaker).
1. Monitor
Tampilan komputer atau monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat). Untuk saat ini monitor komputer terdiri dari beberapa jenis, di antaranya:
• monitor Tabung sinar kathoda
• monitor LCD
• monitor plasma
• monitor OLED
2. Printer
Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut.
Ada pula kabel fleksibel untuk pengiriman sinyal dari prosesor printer ke tinta atau toner. Kabel ini tipis dan fleksibel, namun kuat. Pada bagian belakang printer biasanya ada port paralel atau USB untuk penghubung ke komputer.
Pencetak modem merupakan alat canggih. Perkakasan elektronik yang terdapat dalam sebuah pencetak sama dengan perkakasan elektronik yang terdapat dalam komputer itu sendiri. Pencetak mempunyai 6 jenis yaitu jenis Dot-Matrix, jenis Daisy Wheel, jenis Ink-Jet / jenis Bubble Jet, jenis Chain, jenis Drum dan jenis Laser.
3. Plotter
Plotter merupakan jenis printer yang dirancang secara khusus guna menghasilkan output komputer yang berupa gambar ataupun grafik. Dengan menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka pelbagai bentuk gambar akan dapat disajikan secara prima. Landscape-arsitektur banyak menggunakan plotter guna menghasilkan gambar landscape, potongan pohon, ataupun untuk membantu memvisualisasikan efek dari segala kegiatan yang ada.

4. Voice Output Device (Speaker)
Speaker (pengeras suara) merupakan perangkat output untuk menghasilkan suara.
 

Created By:

Maria Anindita Saputri